Download

Download Buku Panduan Penulisan Soal HOTS Terbaru Tahun 2020 PDF

Buku Panduan Penilaian Kinerja, Tertulis, Portofolio, Soal HOTS

Download Buku Panduan Penulisan Soal HOTS Terbaru Tahun 2020 PDFSejak tahun 2014 tepatnya Ujian Nasional (UN) 2014, pendidikan di Indonesia dihebohkan dengan soal-soal UN yang sangat aduhai bagusnya sehingga menjadi viral di media sosial waktu itu. Tidak lain dan tidak bukan karena soal HOTS. Apa soal HOTS itu dan apa pengertian HOTS? Berikut ini adalah link Download Buku Panduan Penulisan Soal HOTS Terbaru Tahun 2020 PDF.

Download Buku Panduan Penulisan Soal HOTS Terbaru Tahun 2020 PDF

Keterampilan berpikir tingkat tinggi atau yang lebih dikenal HOTS (higher order thinking skills) merupakan topik yang hangat dibicarakan di dunia pendidikan. Isu yang menjadi perhatian adalah rendahnya keterampilan berpikir tingkat tinggi siswa Indonesia, seperti ditunjukkan hasil studi internasional PISA (Programme for International Student Assessment). Padahal keterampilan berpikir tingkat tinggi merupakan salah satu modal individu untuk mempersiapkan diri menghadapi dunia nyata dengan perubahan yang semakin cepat.

Salah satu usaha yang perlu dilakukan dunia pendidikan untuk menyiapkan siswa sebagai generasi penerus bangsa yang dapat bersaing di tingkat global adalah meningkatkan keterampilan berpikir tingkat tinggi siswa. Pusat Penilaian Pendidikan sebagai lembaga penilaian berskala nasional membantu mewujudkannya dengan menyiapkan buku Penulisan Soal HOTSHigher Order Thinking Skills (Keterampilan Berpikir Tingkat Tinggi). Diharapkan dengan buku ini, bapak ibu guru dapat menyusun instrumen penilaian yang berkualitas.

Latar Belakang Munculnya HOTS

Dunia pendidikan perlu menyiapkan siswa untuk menghadapi tantangan abad 21 yang semakin kompleks.

Pendidikan tidak cukup hanya membekali siswa dengan pengetahuan dan proses berpikir sederhana seperti yang dikenal selama ini, tetapi juga perlu menyiapkan siswa untuk memiliki dan mampu mengembangkan kecakapan esensial abad ini.

Di dalam konteks pembelajaran dan penilaian abad 21, siswa harus mempelajari dan menguasai esensial keterampilan antara lain berpikir kritis dan pemecahan masalah; berpikir kreatif dan inovatif; dan berkolaborasi dan berkomunikasi efektif. berpikir kritis dan pemecahan masalah; dan berpikir kreatif dan inovatif merupakan keterampilan berpikir tingkat tinggi.

Keterampilan berpikir tingkat tinggi perlu dimiliki oleh setiap siswa agar dapat berfungsi optimal sebagai individu dan anggota masyarakat yang kritis, mandiri, dan produktif.

Siswa yang memiliki keterampilan tingkat tinggi lebih terbuka pada adanya berbagai perbedaan atau keragaman, tidak mudah menerima suatu informasi tanpa bukti atau alasan yang berdasar.

Siswa juga tidak mudah terpengaruh atau terbawa arus, siswa mandiri dalam berpikir dan bertindak, dapat membedakan hal yang penting dan prioritas sehingga dapat menghasilkan karya nyata yang bermanfaat.

Pada akhirnya keterampilan berpikir tingkat tinggi diperlukan untuk meningkatkan kualitas hidup manusia.

Pusat Penilaian Pendidikan sebagai lembaga penilaian berskala nasional membantu mewujudkannya dengan menyiapkan buku Penulisan Soal HOTS (Keterampilan Berpikir Tingkat Tinggi). Diharapkan dengan buku ini, bapak ibu guru dapat menyusun instrumen penilaian yang berkualitas.

Buku panduan penulisan soal HOTS terbaru tahun 2020 ini merupakan bagian dari rangkaian buku penilaian yang diterbitkan Pusat Penilaian Pendidikan, Badan Penelitian dan Pengembangan, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, yaitu Penilaian Tes Tertulis, Penilaian Kinerja, Penilaian Formatif, dan Penilaian Karakter.

Pengertian Berpikir Tingkat Tinggi

Berpikir merupakan suatu kegiatan mental yang terjadi ketika seseorang dihadapkan pada situasi atau suatu permasalahan yang harus diselesaikan.

Kegiatan mental atau kegiatan berpikir yang terjadi dapat berbeda-beda tingkatannya tergantung pada situasi atau kompleksitas masalah yang dihadapi.

Suatu masalah mungkin dapat diselesaikan dengan tingkat berpikir yang lebih rendah seperti mengingat dan memahami.

Masalah lain yang lebih kompleks memerlukan keterampilan berpikir yang lebih tinggi, seperti menganalisis dan mengevaluasi.

Proses berpikir dan klasifikasinya telah banyak dibahas para ahli. Klasifikasi atau taksonomi yang paling dikenal dalam dunia pendidikan adalah Taksonomi Bloom. Taksonomi tersebut digagas oleh Benyamin Bloom dan dipublikasikan bersama koleganya pada tahun 1956.

Setelah 40 tahun, Taksonomi tersebut direvisi, terutama oleh Lorin Anderson dan David Krathwol dan dipublikasi tahun 2001.

Di dalam Taksonomi Bloom yang direvisi tersebut, dirumuskan 6 level proses berpikir, yaitu mengingat (remembering), memahami (understanding), menerapkan (applying), menganalisis (analyzing), mengevaluasi (evaluating), dan mengkreasi (creating).

Panduan Soal HOTS 2020
Panduan Soal HOTS 2020

Untuk kepentingan penilaian tingkat nasional, dengan prinsip bermanfaat dan sederhana, Pusat Penilaian Pendidikan mengkategorikan proses berpikir menjadi 3 level kognitif, sebagai berikut.

  1. Level 1 (Pengetahuan dan Pemahaman)

Mengukur kemampuan untuk mengingat dan memahami pengetahuan yang telah dipelajari.

  1. Level 2 (Aplikasi)

Mengukur kemampuan menerapkan pengetahuan dalam konteks atau situasi yang familier atau rutin.

  1. Level 3 (Penalaran)

Mengukur kemampuan berpikir tingkat tinggi, yang tidak hanya sekadar mengingat dan memahami. Proses berpikir yang termasuk dalam level ini seperti menganalisis, mengevaluasi, mengkreasi, berpikir logis, berpikir kritis, berpikir kreatif, menyelesaikan masalah pada konteks baru atau non rutin.

Download Buku Panduan Penulisan Soal HOTS Terbaru Tahun 2020 PDF

Prinsip Penyusunan Instrumen Penilaian Keterampilan Berpikir Tingkat Tinggi

Seperti halnya dalam penyusunan instrumen penilaian secara umum, penyusunan penilaian keterampilan berpikir tingkat tinggi juga melibatkan tiga hal prinsip, yaitu :

(1) Menentukan secara jelas apa yang akan dinilai;

(2) Menyusun tugas atau soal tes; dan

(3) Menentukan kriteria penguasaan hal yang dinilai.

Di dalam penyusunan penilaian berpikir tingkat tinggi (HOTS), terdapat tiga hal yang perlu diperhatikan yaitu :

(1) menggunakan stimulus;

(2) menggunakan konteks yang baru; dan

(3) membedakan antara tingkat kesulitan dan kompleksitas proses berpikir.

Stimulus dapat berupa teks, gambar, skenario, tabel, grafik, wacana, dialog, video, atau masalah. Stimulus berfungsi sebagai media bagi siswa untuk berpikir. Tanpa adanya stimulus, soal cenderung menanyakan atau menilai ingatan.

Konteks yang baru yang dimaksud adalah konteks soal secara keseluruhan, dapat berupa materi atau rumusan soal.  Agar dapat berfungsi sebagai alat yang mengukur berpikir tingkat tinggi, soal hendaknya tidak dapat dijawab hanya dengan mengandalkan ingatan.

Bila suatu konteks soal sudah familiar karena sudah dibahas di kelas atau merupakan pengetahuan umum, dalam menjawab siswa tidak lagi berpikir tetapi hanya mengingat.

Tingkat kesulitan dan proses berpikir merupakan dua hal yang berbeda. Soal yang mengukur ingatan dapat mudah dan dapat juga sulit, demikian pula soal yang mengukur berpikir tingkat tinggi juga dapat mudah dan dapat sulit, tergantung pada kompleksitas pertanyaan atau tugas.

Langkah-langkah Penulisan Soal HOTS

Berikut ini adalah langkah-langkah dalam penulisan soal Keterampilan Berpikir Tingkat Tinggi (HOTS).

Langkah 1 dalam Menyusun Soal HOTS : Menentukan kompetensi dasar dan materi yang akan dinilai

Bapak ibu guru harus menganalisis proses kognitif, dimensi pengetahuan, dan materi pada kompetensi dasar dalam kurikulum yang memungkinkan dapat dibuatkan soal keterampilan berpikir tingkat tinggi.

Langkah 2 dalam Menyusun Soal HOTS : Menyusun kisi-kisi

Bapak ibu guru harus memastikan seluruh komponen yang terdapat dalam kisi-kisi konsisten, selaras, dan dapat dibuatkan soal keterampilan berpikir tingkat tinggi.

Langkah 3 dalam Menyusun Soal HOTS : Merumuskan indikator soal

Untuk menghasilkan soal yang mengukur keterampilan berpikir tingkat tinggi, rumusan indikator perlu memenuhi prinsip penilaian pada keterampilan ini yaitu perlunya stimulus, konteks baru, dan proses berpikir tingkat tinggi.

Langkah 4 dalam Menyusun Soal HOTS : Menulis soal sesuai dengan kaidah penulisan soal

Untuk memastikan kualitas soal sehingga memberi informasi yang valid, soal perlu memenuhi kaidah penulisan soal dari aspek konstruksi, substansi, dan bahasa. Prinsip ini sama dengan prinsip penulisan soal secara umum.

Aspek lain yang perlu dipertimbangkan adalah isu sensitif. Soal hendaknya tidak menyinggung suku, agama, ras, antar golongan, dan tidak mengandung unsur pornografi, politik praktis, kekerasan, dan komersialisasi produk.

Untuk mendapatkan informasi lengkap beserta contoh soal HOTS SD – SAMPAI – SMA – SMK silahkan download dan baca buku panduan penulisan soal HOTS terbaru tahun 2020 yang di download melalui link berikut:



Download Buku Panduan Penulisan Soal HOTS Terbaru 2020 (Unduh)

Disamping itu silahkan download dan baca buku lain yang dibuat dan dirilis resmi oleh Tim Pusat Penilaian,  Badan Penelitian dan Pengembangan, Kemdikbud, pada link di bawah ini:

  • Download Buku Model Penilaian Formatif Pembelajaran Abad 21 SD (Unduh)
  • Download Buku Panduan Penilaian Kinerja (Unduh)
  • Download Buku Panduan Penilaian Tertulis (Unduh)
  • Download Buku Panduan Penilaian Portofolio (Unduh)
  • Download Buku Panduan Penulisan Soal HOTS Terbaru 2020 (Unduh)

Demikian tadi informasi terbaru yang dapat admin Rukim.ID sampaikan tentang buku panduan penulisan soal HOTS terbaru tahun 2020. Semoga bermanfaat untuk meningkat kualitas bapak ibu guru dalam hal membuat soal HOTS. (Sumber)

Download Buku Panduan Penulisan Soal HOTS Terbaru Tahun 2020 PDF

Tunjukkan lebih banyak

Eswahyudi Kurniawan

Guru Kimia SMA Islam Al Azhar 7 Sukoharjo - Jawa Tengah. "Seorang pendidik asal kampung yang ingin berbagi ilmu untuk semua".
Back to top button
Close

Mohon Matikan Adblock

Maaf, iklan disini asli Google dan setiap klik dari Anda sebagai biaya Pembelian Bedak Istri dan Susu Anak. Bantulah!