SBMPTN

Pembahasan Soal Kimia SBMPTN 2018 Nomor 38 PDF DOC | Sel Elektrokimia

Pembahasan Soal Kimia SBMPTN 2018 Nomor 38 PDF DOC | Sel Elektrokimia – Pelaksanaan SBMPTN 2019 sebentar lagi akan digelar. Berbagai persiapan dari murid-murid yang mengharapkan kampus negeri mulai dilakukan. Salah satunya adalah mencari soal dan Pembahasan Soal Kimia SBMPTN 2018. Dalam beberapa tulisan ke depan kita fokus bahas soal SBMPTN Kimia 2018. Alhamdulillah pak urip.info sudah rilis pembahasan soal SBMPTN jadi bisa menambah wawasan kita dalam persiapan masuk PTN tahun 2019.

Pembahasan Soal Kimia SBMPTN 2018 Nomor 38 PDF DOC | Sel Elektrokimia

Dalam tulisan kali ini, khusus untuk Soal SBMPTN Kimia Nomor 38 dengan pokok bahasan Sel Elektrokimia.

Soal Kimia SBMPTN 2018 Nomor 38 Kode: 402, 423, 459
Berikut ini adalah data potensial reduksi standar (E0) untuk beberapa kation

Co2+ + 2e → Co E0 = –0,28 V
Cr3+ + 3e → Cr E0 = –0,74 V
Cu2+ + 2e → Cu E0 = +0,34 V
Pb2+ + 2e → Pb E0 = –0,13 V

Sel Volta yang memiliki potensial sel paling besar adalah ….
(A) Cu|Cu2+ || Pb2+|Pb
(B) Co|Co2+ || Cr3+|Cr
(C) Cr|Cr3+ || Cu2+|Cu
(D) Cu|Cu2+ || Cr3+|Cr
(E) Pb|Pb2+ || Cr3+|Cr

Pembahasan Soal Kimia SBMPTN 2018 Nomor 38 Kode: 402, 423, 459

Untuk mengetahui kespontanan reaksi pada sel Volta atau mengetahui pasangan reaksi yang memiliki potensial sel paling besar atau paling kecil sebaiknya dibuat analisis seperti tabel berikut.

Bila hasil hitung E0 sel bernilai positif (+) maka diperkirakan reaksinya akan berlangsung spontan.

(A) Cu|Cu2+||Pb2+|Pb E0sel = (-0,34 – 0,13) V

E0sel = -0,47 V

(B) Co|Co2+||Cr3+|Cr E0sel =(+0,28 – 0,74) V

E0sel =-0,46 V

(C) Cr|Cr3+||Cu2+|Cu E0sel =(+0,76 + 0,34) V

E0sel =+1,10 V

(D) Cu|Cu2+||Cr3+|Cr E0sel =(-0,34+0,76) V

E0sel = +0,42 V

(E) Pb|Pb2+||Cr3+|Cr E0sel =(+0,13 – 0,76) V

E0sel =-0,63 V

Kunci Jawaban Soal Kimia SBMPTN 2018 Nomor 38 = C.


Soal Kimia SBMPTN 2018 Nomor 38 Kode: 403, 421, 441, 452, 460

Berikut ini adalah data potensial reduksi standar (E0) untuk beberapa kation.

Fe2+ + 2e → Fe E0 = –0,44 V
Sn2+ + 2e → Sn E0 = –0,14 V
Cd2+ + 2e → Cd E0 = –0,40 V

Sel Volta yang memiliki potensial sel paling besar adalah ….
(A) Sn|Sn2+ || Fe2+|Fe
(B) Cd|Cd2+ || Fe2+|Fe
(C) Cd|Cd2+ || Sn2+|Sn
(D) Fe|Fe2+ || Cd2+|Cd
(E) Fe|Fe2+ || Sn2+|Sn

Pembahasan Soal Kimia SBMPTN 2018 Nomor 38 Kode: 403, 421, 452, 460

Untuk mengetahui kespontanan reaksi pada sel Volta atau mengetahui pasangan reaksi yang memiliki potensial sel paling besar atau paling kecil sebaiknya dibuat analisis seperti tabel berikut.

Bila hasil hitung E0 sel bernilai positif (+) maka diperkirakan reaksinya akan berlangsung spontan.

Pembahasan Soal Kimia SBMPTN 2019

Kunci Jawaban Soal Kimia SBMPTN 2018 Nomor 38 E.


Soal Kimia SBMPTN 2018 Nomor 38 Kode: 418, 463, 471

Berikut ini adalah data potensial reduksi standar (E0) untuk beberapa kation.

Au3+ + 3e → Au E0 = +1,50 V
Sn2+ + 2e → Sn E0 = –0,14 V
Ca2+ + 2e → Ca E0 = –2,87 V
Co2+ + 2e → Co E0 = –0,28 V

Sel Volta yang memiliki potensial sel paling besar adalah ….
(A) Co|Co2+ || Au3+|Au
(B) Ca|Ca2+ || Au3+|Au
(C) Au|Au3+ || Ca2+|Ca
(D) Au|Au3+ || Sn2+|Sn
(E) Ca|Ca2+ || Sn2+|Sn

Pembahasan Soal Kimia SBMPTN 2018 Nomor 38 Kode: 418, 463, 471

Sel Volta yang memiliki potensial sel paling besar adalah yang nilai E0 sel positif paling besar

Pembahasan Soal Kimia SBMPTN 2018

Kunci Jawaban Soal Kimia SBMPTN 2018 Nomor 38 B.


Soal Kimia SBMPTN 2018 Nomor 38 Kode: 419
Diketahui beberapa potensial reduksi standar (E0) sebagai berikut.

Ag+ + e → Ag E0 sel = +0,80 V
NO3 + 4H+ + 3e → NO + 2H2O E0 sel = +0,96 V
H2O + O2 + 4e → 4OH E0 sel = +0,41 V
O2  + 4H+ + 4e → 2H2O E0 sel = +1,23 V

Zat yang diperoleh di anode pada elektrolisis larutan garam AgNO3  dengan elektrode karbon adalah …..
(A) NO(g)
(B) O2(g)
(C) NO(aq)
(D) O2(aq)
(E) OH(aq)

Pembahasan Soal Kimia SBMPTN 2018 Nomor 38 Kode: 419

Di anode terjadi reaksi oksidasi anion atau air.

Anion sisa asam oksi (seperti NO3) tidak dapat teroksidasi, yang teroksidasi adalah H2O karena nilai E0 kurang negatif dibanding NO3.

Di anode akan dihasilkan gas O2(g) dan larutan bersifat asam (H+ (aq))
Oksidasi H2O di anode: 2H2O(l) → O2(g) + 4H+(aq) + 4e

Kunci Jawaban Soal Kimia SBMPTN 2018 Nomor 38 B.


Soal Kimia SBMPTN 2018 Nomor 38 Kode: 420, 450
Diketahui  beberapa potensial reduksi standar (E0) sebagai berikut.

Ni2+(aq) + 2e → Ni(s) E0 = –0,25 V
Pb2+(aq)  + 2e → Pb(s) E0 = –0,13 V
Cu2+(aq)  + 2e → Cu(s) E0 = +0,34 V
Ag+(aq)  + e → Ag(s) E0 = +0,80 V
ClO(aq) + 2H2O(l) + 2e → 2OH (aq) + Cl (aq) E0 = +0,90 V
Au3+(aq)  + 3e → Au(s) E0 = +1,50 V

Jika pada elektrode negatif terdapat ion Cl dan ClO, elektrode positif yang tepat untuk menghasilkan sel Volta adalah ….
(A) Ni2+|Ni
(B) Pb2+|Pb
(C) Cu2+|Cu
(D) Ag3+|Ag
(E) Au3+|Au

Pembahasan Soal Kimia SBMPTN 2018 Nomor 38 Kode: 420, 450

Maksud dari soal ini bila sel Volta disusun manakah yang dapat berlangsung spontan (E0 sel bernilai positif)

Pada sel Volta, elektrode negatif berarti anode, dan elektrode positif berarti katode. Ingat KP-AN.

Anode (oksidasi):  2OH(aq) + Cl(aq) → ClO(aq) + 2H2O(l) + 2edengan E0 = –0,90 V

Karena nilai E0oksidasi anode negatif 0,90 V maka di katode harus memiliki E0 poisitif yang lebih besar dari 0,90 sehingga sel Volta menghasilkan E0 sel positif.

Di antara E0 reduksi yang memiliki nilai positif lebih besar dari 0,90 adalah Au. Dengan hasil sebagai berikut.

2OH (aq) + Cl(aq) à ClO(aq) + 2H2O(l) + 2e ; E0 = -0,90V

Au3+(aq) + 3e à Au(s) ; E0 = +1,50 V

Sehingga E0sel = +0,60V

Kunci Jawaban Soal Kimia SBMPTN 2018 Nomor 38 E.


1 2Next page

Tunjukkan lebih banyak

Eswahyudi Kurniawan

Guru Kimia SMA Islam Al Azhar 7 Sukoharjo - Jawa Tengah. "Seorang pendidik asal kampung yang ingin berbagi ilmu untuk semua".

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close

Mohon Matikan Adblock

Maaf, iklan disini asli Google dan setiap klik dari Anda sebagai biaya Pembelian Bedak Istri dan Susu Anak. Bantulah!