XII

Sel Galvani atau sel Volta, Reaksi pada Sel Galvani, Jembatan Garam dan Perhitungan Potensial Standar

Materi Kimia Kelas 12 SMA Kurikulum 2013

Sel Galvani atau Sel Volta Materi Kimia Kelas 12 Lengkap – Di materi Kimia SMA K13, Sel Galvani atau Sel Volta diajarkan di kelas XII Semester 1 atau Ganjil Gasal. Pengertian Sel Galvani atau sel Volta adalah sel elektrokimia yang menghasilkan energi listrik dari reaksi redoks spontan yang terjadi dalam sel atau reaksi kimia menghasilkan energi listrik. Penemu Sel Galvani adalah Luigi Galvani. Sering juga disebut sel Volta karena penemunya bernama Alessandro Volta. Berikut ini penjelasan mengenai Sel Galvani atau Sel Volta, Reaksi pada sel galvani, Jembatan Garam dan juga Perhitungan Potensial Standar.

Elektrokimia – Sel Galvani atau sel Volta, Reaksi pada Sel Galvani, Jembatan Garam dan Perhitungan Potensial Standar

Elektrokimia | Dalam rangkaian alat Sel Galvani mengandung dua buah logam yang terpisah dan terhubung dengan jembatan garam, atau setengah sel yang dipisahkan dengan membran porous. Lihat gambar sel volta atau sel galvani di bawah ini:

Gambar Rangkaian Sel Galvani Sel Volta
Rangkaian Sel Galvani Sel Volta

Ciri khas rangkaian Sel Volta atau Sel Galvani adalah adanya “Voltmeter”

Reaksi Sel Galvani | Materi Kimia Kelas 12 Semester 1 Elektrokimia

Reaksi kimia yang terjadi pada bejana sebelah kanan merupakan reaksi reduksi dari ion tembaga (bilangan oksidasi positif) menjadi logam tembaga. Hal ini menyebabkan massa elektroda tembaga bertambah. Kekurangan muatan positif terhadap muatan negatif akibat reduksi tembaga segera disetimbangkan oleh muatan positif jembatan garam. Dengan demikian elektrolit tetap netral. Sebaliknya elektrolit dalam bejana kiri akan terjadi penambahan kation sebagai akibat reaksi oksidasi logam zink. Hal ini dapat diketahui karena berkurangnya massa elektroda zink. Reaksi sel yang terjadi adalah :

Zn (s) + Cu2+ ⇌ Zn2+ + Cu (s)

Jembatan Garam | Materi Kimia Kelas 12 Semester 1 Elektrokimia

Pengertian Jembatan garam adalah alat yang dipakai dalam sel volta / galvani untuk menghubungkan reaksi reduksi dan oksidasi setengah sel. Jembatan garam berbentuk seperti huruf U terbalik yang diisi dengan larutan elektrolit KCl (dalam agar-agar) yang kedua ujungnya disumbat dengan kapas agar tidak terjadi aliran mekanis. Selain KCl, bisa juga digunakan elektrolit KNO3, NaCl dan K2SO4.

Penggunaan jembatan garam dalam reaksi sel galvani memiliki fungsi, Fungsi jembatan garam untuk menghantarkan arus listrik antara kedua elektrolit yang berada dalam bejana. Fungsi jembatan garam yang lain untuk menetralkan kelebihan atau kekurangan muatan dari ion-ion yang ada dalam larutan di dalam kedua bejana selama reaksi elektrokimia berlangsung. Oleh karena itu syarat dari suatu zat yang digunakan untuk jembatan garam adalah zat tersebut tidak boleh bereaksi dengan elektrolit yang digunakan dalam pengukuran potensial sel.

Elektrokimia – Sel Galvani atau sel Volta, Reaksi pada Sel Galvani, Jembatan Garam dan Perhitungan Potensial Standar

Elektroda Sel Volta | Materi Kimia Kelas 12 Semester 1 Elektrokimia

Elektroda dalam sel Volta terbalik dengan elektroda sel elektrolisis. Dalam sel Volta,

  • Anoda adalah elektroda dimana terjadi reaksi oksidasi (kehilangan elektron). Anoda menarik anion.
  • Katoda adalah elektroda dimana terjadi reaksi reduksi (menerima elektron). Katoda menarik kation.

Cara mengingat:

AnOx (Anoda Oksidasi)

KaRed (Katoda Reduksi)

Perhitungan Potensial Standar | Materi Kimia Kelas 12 Semester 1 Elektrokimia

Potensial listrik standar dapat ditentukan dengan menggunakan tabel potensial standar setengah sel. Langkah pertama adalah mengetahui logam apa yang bereaksi dalam sel. Kemudian mencari potensial elektroda standar (E0) dalam volt, dari masing-masing dua setengah reaksi.

Contoh perhitungan sel volta adalah sebagai berikut. Pada gambar di atas ada larutan ZnSO4 dan CuSO4 yang dihubungkan oleh jembatan garam. Elektroda yang digunakan adalah zink dan tembaga. Maka potensial standar yang dihasilkan adalah:

Cu2+ + 2e ⇌ Cu E0 = +0,34 V

Zn2+ + 2e ⇌ Zn E0 = -0,76 V

Potensial standar didapatkan dengan cara menghitung E yang lebih besar dikurangi E yang lebih kecil. Jadi,

E0 = +0,34 V − (−0,76 V) = +0,34 V + 0,76 V) = 1,10 V

Untuk soal dan pembahasan mengenai Sel Galvani atau Sel Volta, dapat di download dan di pelajari di sini. Semoga bermanfaat informasi mengenai Sel Galvani atau sel Volta, Reaksi pada Sel Galvani, Jembatan Garam dan Perhitungan Potensial Standar.

Elektrokimia – Sel Galvani atau Sel Volta, Reaksi pada Sel Galvani, Jembatan Garam dan Perhitungan Potensial Standar

Tunjukkan lebih banyak

Eswahyudi Kurniawan

Guru Kimia SMA Islam Al Azhar 7 Sukoharjo - Jawa Tengah. "Seorang pendidik asal kampung yang ingin berbagi ilmu untuk semua".

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close

Mohon Matikan Adblock

Maaf, iklan disini asli Google dan setiap klik dari Anda sebagai biaya Pembelian Bedak Istri dan Susu Anak. Bantulah!