SBMPTN

Pembahasan Soal Kimia SBMPTN 2018 Nomor 37 PDF DOC | Reaksi Disproporsionasi (Jumlah Elektron yang Terlibat)

Pembahasan Soal Kimia SBMPTN 2018 Nomor 37 PDF DOC | Reaksi Disproporsionasi (Jumlah Elektron yang Terlibat) – Pelaksanaan SBMPTN 2019 sebentar lagi akan digelar. Berbagai persiapan dari murid-murid yang mengharapkan kampus negeri mulai dilakukan. Salah satunya adalah mencari soal dan Pembahasan Soal Kimia SBMPTN 2018. Dalam beberapa tulisan ke depan kita fokus bahas soal SBMPTN Kimia 2018. Alhamdulillah pak urip.info sudah rilis pembahasan soal SBMPTN jadi bisa menambah wawasan kita dalam persiapan masuk PTN tahun 2019.

Pembahasan Soal Kimia SBMPTN 2018 Nomor 37 PDF DOC | Reaksi Disproporsionasi (Jumlah Elektron yang Terlibat)

Dalam tulisan kali ini, khusus untuk Soal SBMPTN Kimia Nomor 37 dengan pokok bahasan Reaksi Disproporsionasi (Jumlah Elektron yang Terlibat). Pengertian Reaksi redoks disproporsionasi adalah reaksi redoks yang melibatkan satu spesi yang berubah menjadi dua spesi lain. Otomatis satu spesi itu akan mengalami perubahan bilangan oksidasi meningkat pada spesi lain dan sekaligus mengalami perubahan bilangan oksidasi menurun pada spesi yang lainnya lagi.

Cara singkat menentukan jumlah elektron yang terlibat dalam reaksi redoks suatu spesi: Hitung peningkatan bilangan oksidasi dan hitung penurunan bilangan oksidasi.

Jumlah elektron yang terlibat = jumlah peningkatan bilangan oksidasi × jumlah penurunan bilangan oksidasi

Jumlah paket soal yang terkumpul sebanyak 23 kode berbeda. Namun, jika sahabat memiliki paket soal lain, silakan disampaikan untuk dibahas lebih lanjut. Jadi, tulisan-tulisan ini fokus satu topik bahasan.

Soal Kimia SBMPTN 2018 Nomor 37 Kode: 402, 420, 423, 444, 453, 460

Ion manganat(V) dapat terdisporoporsionasi sempurna menjadi ion managanat(VI) dan manganat(IV) oksida menurut reaksi (belum setara) berikut:
2MnO43–(aq) + H2O(l) → MnO42–(aq) + MnO2(s) + 2OH(aq)

Jika 200 mL larutan manganat(V) 0,5 M bereaksi secara sempurna, jumlah mmol elektron yang terlibat adalah ….
(A) 200
(B) 100
(C) 75
(D) 50
(E) 25

Pembahasan Soal Kimia SBMPTN 2018 Nomor 37 Kode: 402, 420, 423, 444, 453, 460

Tips dan trik mengerjakan soal Kimia SBMPTN :

Silahkan menghitung jumlah mol ion manganat (V) untuk dibandingkan dengan jumlah mol elektron berdasarkan perbandingan koefisien ion manganat dengan koefisien elektron yang terlibat dalam reaksi redoks. Koefisien ini adalah koefisien setara. Bila belum setara perlu disetarakan lebih dahulu.

Manganat(V) rumus ionnya MnO43–
Jumlah MnO43– = 200 mL × 0,5 M = 100 mmol

Cara PBO:

Biloks Mn pada MnO43– = +5

+5 dapatnya dari Mn + (-2)x4 = -3, Mn – 8 = -3, maka Mn = +5

Dengan cara yang sama didapatkan,
Biloks Mn pada MnO2 = +4
Biloks Mn pada MnO42– = +6

Biloks Mn turun 1 satuan (MnO43– → MnO2) dan naik 1 satuan (MnO43– → MnO42–)
Karena perubahan bilangan oksidasi tidak berbeda maka jumlah elektron yang terlibat dalam reaksi redoks sebanyak 1 elektron.

Jumlah mol elektron : jumlah mol MnO43– = koefisien elektron : koefisien MnO43–
Jumlah mol elektron : 100 mmol = 1 : 2
Jumlah mol elektron = ½ × 100 mmol
= 50 mmol

Cara Ion-Elektron:

Reaksi redoks disproporsionasi yang terjadi:
Reduksi: MnO43–  + 2H+ + e→ MnO2 + 2OH
Oksidasi: MnO43– → MnO42– + e

Reaksi lengkap suasana basa:
2MnO43–  + 2H2O + e → MnO2 + 4OH  + MnO42– + e

Reaksi bersih:
2MnO43–  + 2H2O → MnO2 + 4OH  + MnO42–

Pada reaksi lengkap tampak bahwa hanya ada 1 elektron yang terlibat dalam reaksi redoks tersebut.

Jumlah mol elektron dan jumlah mol zat akan sebanding dengan koefisien masing-masing.

Jumlah mol elektron : Jumlah MnO43– = koefisien elektron : koefisien MnO43–
Jumlah mol elektron : 100 mmol = 1 : 2
Jumlah mol elektron  = ½  × 100 mmol
= 50 mmol

Kunci jawaban Soal Kimia SBMPTN 2018 nomor 37 = B.


Soal Kimia SBMPTN 2018 Nomor 37 Kode: 403

Dalam larutan basa, gas klor mengalami reaksi disporoporsionasi berikut:
3Cl2(g) +6OH(aq) → ClO3(aq) + 5Cl(aq) + 3H2O(l)
Jika mol elektron yang terlibat untuk setiap 3 mol Cl2 adalah ….
(A) 2
(B) 5
(C) 6
(D) 10
(E) 15

Pembahasan Soal Kimia SBMPTN 2018 Nomor 37 Kode: 403

Strategi:

Tentukan jumlah elektron yang terlibat (transfer elektron) lebih dahulu. Tentukan jumlah mol elektron berdasarkan perbandingan koefisien Cl2 dengan koefisien elektron yang terlibat dalam reaksi redoks setara.

Cara PBO:

Biloks Cl pada Cl2 = 0
Biloks Cl pada Cl = –1
Biloks Cl pada ClO3 = +5

Biloks Cl turun 1 satuan (Cl2 → Cl) dan naik 5 satuan (I2 → ClO3)

Karena perubahan bilangan oksidasi berbeda maka jumlah elektron yang terlibat dalam reaksi redoks adalah hasil kali PBO itu, sama dengan 1×5 = 5.

Jumlah mol zat dan jumlah mol elektron akan sebanding dengan koefisien masing-masing.

Jumlah mol elektron : jumlah Cl2 = koefisien elektron : koefisien Cl2
Jumlah mol elektron : 3 mol = 5 : 3
Jumlah mol elektron  = 5/3 × 3 mol
= 5 mol

Cara Ion- Elektron:
Reaksi redoks disproporsionasi yang terjadi:
Reduksi: Cl2 + 2e→ 2Cl
Oksidasi: Cl2 + 12OH → 2ClO3 + 6H2O + 10e

Reduksi: 5Cl2 + 10e→ 10Cl
Oksidasi: Cl2 + 12OH → 2ClO3 + 6H2O + 10e

Reaksi lengkap suasana basa:
6Cl2 + 10e+ 12OH → 10Cl + 2ClO3 + 6H2O + 10e

Reaksi lengkap suasana basa disederhanakan:
3Cl2 + 5e+ 6OH → 5Cl + ClO3 + 3H2O + 5e

Reaksi bersih:
3Cl2 + 6OH → 5Cl + ClO3 + 3H2O

Pada reaksi lengkap setelah disederhanakan tampak bahwa hanya ada 5 elektron yang terlibat dalam reaksi redoks tersebut.

Jumlah mol zat dan jumlah mol elektron akan sebanding dengan koefisien masing-masing.

Jumlah mol elektron : jumlah Cl2 = koefisien elektron : koefisien Cl2
Jumlah mol elektron : 3 mol = 5 : 3
Jumlah mol elektron  = 5/3 × 3 mol
= 5 mol

Kunci jawaban soal Kimia SBMPTN 2018 nomor 37 = B.


Soal Kimia SBMPTN 2018 Nomor 37 Kode:418

Gas klor dioksida dalam larutan NaOH dapat menghasilkan garam natrium klorat dan natrium klorit sesuai reaksi berikut.
2ClO2(g) + 2NaOH(aq) → NaClO3(aq) + NaClO2(aq) + H2O(l)
Jika 2 mol ClO2 mengalami disproporsionasi, jumlah mol elektron yang terlibat adalah ….
(A) 1
(B) 2
(C) 3
(D) 4
(E) 5

Pembahasan Soal Kimia SBMPTN 2018 Nomor 37 Kode:418
Reaksi pada soal ini tampak sudah setara jumlah atom-atom di ruas kiri dan jumlah atom-atom di ruas kanan. Tinggal menentukan perubahan bilangan oksidasi Cl saja.

Cara PBO:
Biloks Cl pada ClO2 = +4
Biloks Cl pada NaClO3 = +5
Biloks Cl pada NaClO2 = +3

Biloks Cl turun 1 satuan (ClO2 → NaClO2) dan naik 1 satuan (ClO2 → NaClO3)

Karena jumlah kenaikan sama-sama 1 satuan maka ini menunjukkan jumlah elektron yang terlibat dalam reaksi disproporsionasi juga sama dengan 1 elektron.

Jumlah mol elektron : jumlah mol ClO2 = koefisien elektron : koefisien ClO2
Jumlah mol elektron : 2 mol = 1 : 1
Jumlah mol elektron = 1/1× 2 mol
= 2 mol

Cara ion-elektron:
ClO2 + e → ClO2  (reduksi)
ClO2 + 2OH → ClO3  + H2O + e(oksidasi)

Total: ClO2 + e + ClO2 + 2OH → ClO2  + ClO3  + H2O + e
Reaksi bersih: 2ClO2 + 2OH → ClO2  + ClO3  + H2O

Karena jumlah kenaikan sama-sama 1 satuan maka ini menunjukkan jumlah elektron yang terlibat dalam reaksi disproporsionasi juga sama dengan 1 elektron.

Jumlah mol elektron : jumlah mol ClO2 = koefisien elektron : koefisien ClO2
Jumlah mol elektron : 2 mol = 1 : 1
Jumlah mol elektron = 1/1× 2 mol
= 2 mol

Kunci jawaban soal Kimia SBMPTN 2018 nomor 37 = B.


1 2Next page

Tunjukkan lebih banyak

Eswahyudi Kurniawan

Guru Kimia SMA Islam Al Azhar 7 Sukoharjo - Jawa Tengah. "Seorang pendidik asal kampung yang ingin berbagi ilmu untuk semua".

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close

Mohon Matikan Adblock

Maaf, iklan disini asli Google dan setiap klik dari Anda sebagai biaya Pembelian Bedak Istri dan Susu Anak. Bantulah!